Thursday, 19 March 2009 16:22

Ibu Amanda N.W. Karawang
“Bisnis kemitraan Amazy memang pilihan tepat, sejak bergabung menjadi mitra Amazy Maret 2010 dimulai dengan outlet di Karawang, keuntungannya menggembirakan. Biarpun outletnya di area foodcourt perumahan Resinda, tapi penjualannya bisa mencapai target, sehingga keuntungannya bisa di kisaran 3 juta per bulan. Setelah 6 bulan kemudian, saya mulai melirik untuk membuka gerasi Amazy di wilayah timur Indonesia, kebetulan suami berasal dari sana. Sehingga saya putuskan di bulan Oktober 2010 membuka gerai Amazy yang ke-2 di kota Ende, Flores. Dugaan saya tidak meleset, karena omzet di Ende sangat luar biasa, mencapai Rp 202 juta dalam sebulan. Kemudian omzet stabil di kisaran 115 juta sd 125 juta sebulan, dengan tingkat keuntungan di kisaran 30 juta. Kendala yang muncul adalah mengenai supply bahan baku yang harus didatangkan dari luar kota, terutama bahan baku frozen food, harus didatangkan dari denpasar. Kendalanya adalah di pengiriman bahan, kadang tidak terkirim, kadang juga cargo penuh. Tapi kendala yang muncul tidak menyurutkan langkah saya untuk terus mengembangkan Amazy di kota ini. Setelah berjalan 6 bulan, saya mempersiapkan untuk menambah gerasi ke-3, masih tetap di flores yaitu di kota Maumere. Sama dengan di Ende, di kota Maumere omzetnya juga tidak kalam menggembirakan biarpun tidak setinggi di Ende. Omzet di Maumere rata-rata 150 juta sebulan. Jadi saat ini sudah 3 outlet yang saya kelola yaitu di Karawang, Ende dan Maumere dengan keuntungan antara 3 juta s.d. 32 juta sebulan. Amazy memang luar biasa…”